GURU, PRIBADI YANG DIRINDU

Guru merupakan……………
- Sosok yang bersamuderakan ilmu pengetahuan
- Cahaya yang menerangi kehidupan manusia, musuh kebodohan, dan penghapus kejahiliyahan.
- Roh dalam proses pendidikan
Sabda Rasulullah SAW
“Sesungguhnya Allah dan malaikatnya, para penghuni langit dan bumi hingga semut yang ada di dalam tanah (ditempat tinggalnya) dan ikan hiu yang ada di dasar laut mendoakan kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”
“Barangsiapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayapnya karena ridho kepada para pencari ilmu. Barangsiapa yang mengambil ilmu, maka dia telah mengambil keberuntungan yang sangat besar.”(HR.at-Tirmidzi)
Langkah-langkah menuju guru yang dirindu…
- Karakter guru yang dicintai
- Karakter guru muslim
- Karakter guru sukses
Karakter Guru Yang Dicintai
- Sangat mendalami materi yang menjadi spesifikasinya.
- Memiliki ketrampilan yang baik dalam mengajar.
- Memiliki jiwa yang memikat dalam menjelaskan pelajaran.
- Moderat dan tidak memihak.
- Mempu berinteraksi baik dengan murid-muridnya.
- Memiliki sifat ikhlas dan tulus.
- Penampilan yang rapi lagi bersih.
Karakter Guru Muslim
- Ruhiyah dan akhlakiyah.
- Memiliki asas mengajar adalah menyebarkan ilmu dan merengkuh pahala.
- Tidak emosional.
- Rasional (pandai, mampu menyelesaikan masalah dengan baik).
- Fisik yang sehat.
- Humoris
- Profesi, keinginan dan kecintaan yang tulus untuk mengajar serta yakin atas manfaat pengabdiannya.
Karakter Guru Sukses
- Selalu siap untuk meningkatkan pengetahuan seputar materi pelajaran, yaitu dengan membaca dan melakukan pembahasan yang mendalam.
- Mengenal dengan baik sarana-sarana modern dalam pendidikan.
- Mengetahui beberapa karakter pertumbuhan jiwa para murid.
- Bersikap obyektif. Menjauhi sikap condong kepada sebagian murid dan menafikan yang lain.
- Memiliki sikap inovatif dan kreatif.
- Murid-murid merasa dihormati dan dihargai ketika bersamanya.
Guru Yang Dirindu
- Mengetahui Perannya dengan Jelas
- Mengapa harus mengajar?
- Apa yang harus diajar?
- Bagaimana cara mengajar?
- Menyiapkan bahan ajar / materi pelajaran
- Tugas guru tersusun rapi dan disiplin
- Tugas guru melalui perencanaan dan persiapan
- Guru dapat mengatur materi pelajaran dengan baik
- Guru selalu berusaha memperbarui cara pengajarannya
- Guru Yang Dirindu
- Menyiapkan murid untuk menerima pelajaran
- Mengosongkan hati, fokus terhadap pelajaran
- Mengosongkan anggota badan, dengan makna lain tidak disibukkan dengan hal-hal lain selain pelajaran
- Menghadirkan jiwa sepenuhnya saat pelajaran disampaikan
- Guru Yang Dirindu
- Cara pengajaran yang tepat
- Mengajar secara efektif
- Menggunakan metode pengajaran
- Guru Yang Dirindu
- teknik pengajaran yang sesuai
- Teknik langsung atau tidak langsung
- Teknik lemah lembut atau keras
- Teknik pengajaran semangat penuh atau lemah
- Strategi pengajaran yang efektif
- Semangat keaktifan
- Tidak monoton dan hanya duduk di meja guru
- Mengubah intonasi suara saat berbicara
- Memberikan perhatian kepada murid secara bergantian
- Ketrampilan yang memadai
- Menarik perhatian muridnya dan memompa semangat belajar
- Menggambarkan ide secara global
- Mengkorelasikan pelajaran yang baru dengan pelajaran sebelumnya
Problem dan solusi bagi guru
- Tekanan Lahir Batin (Stress)
- Tanda-tanda
- Kurangnya perhatian terhadap murid-murid
- Kerasnya perasaan, mudah emosi
- Kurang motivasi kerjanya asal-asalan
- Menentang perubahan
- Kehilangan kreativitas
- penyebab
- Perilaku murid-murid yang tidak diharapkan
- Saingan antar sekolah
- Hubungan guru dengan guru, guru dengan administrasi, guru dengan kepala sekolah
- Pengaruh Tekanan Jiwa
- Terhadap para murid
- Perilaku positif murid terhambat
- Bosan ataupun jenuh terhadap materi pelajaran
- Timbul sikap permusuhan terhadap guru
- Puncaknya, murid enggan untuk bersekolah
- Terhadap sekolah
- Sekolah terhambat kemajuannya
- Sekolah hanya sekedar menjadi tempat sekumpulan manusia saja
- Visi dan Misi sekolah tidak tercapai
- Terhadap guru
- Timbul kejenuhan yang amat sangat
- Sering mengambil keputusan yang tidak baik
- Malas untuk mengikuti kegiatan sekolah
- Puncaknya, meninggalkan tugas mengajar
- Alternatif solusi
- Meningkatkan ruh maknawi para guru dan perasaan mereka tentang nilai dan urgensi atas peranan mereka
- Ikhlas dalam mengajar
- Mengingat kembali kaidah-kaidah dasar pengajaran
- Mengetahui kebutuhan guru dari sisi psikologisnya dan mensupportnya
- Mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengajar
Aku anggap guruku seperti orang tuaku
Kemuliaan dan keluhuran aku peroleh dari orang tuaku
Dia sang pembimbing rohku, dan roh adalah inti
Dia sang pembimbing jasadku, dan jasad seperti kulit kerang
Ku melihat kebenaran, ya kebenaran seorang guru
Wajib bagi kaum muslim untuk menjaga kebenaran itu
Ia memiliki kebenaran yang menunjukkan pada kemuliaan
Mengajari satu huruf yang senilai dengan seribu dirham
Jika tidak karena guru, aku tak bisa membaca buku
Juga ku tak bisa memahami makna yang termaktub di dalamnya
Sebab keagungannya bak cahaya membubung angkasa
Sebab kegelapan ilmu tersibak oleh cahaya
Jadilah seorang guru yang di dalamnya ada kemuliaan
Seratus persen guru adalah obor kebaikan
Hingga orang buta menemukan jalan
#tulisan berdasarkan dari buku "Menjadi Guru Yang diRindu" karya Mahmud Khalifah dan Usamah Quthub
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- GURU, antara Dedikasi dan Gratifikasi
- KERJASAMA atau BEKERJA BERSAMA-SAMA?
- PERBAIKI CARA MENILAIMU...
- MENGAPA MENJADI GURU?
- RENUNGAN DIRI...
Kembali ke Atas
